t=v1+v2 , Rumus Cerdas dan Jitu Meningkatkan Traffic dan Popularity Situs

Senin, 19 April 2010


t=v1+v2 , Rumus Cerdas dan Jitu Meningkatkan Traffic dan Popularity Situs
Mohon baca baik-baik lalu terapkan dengan benar….
Sebuah filosofi mengatakan “Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)”, inilah yang akan kita buktikan….apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?…
READ MORE - t=v1+v2 , Rumus Cerdas dan Jitu Meningkatkan Traffic dan Popularity Situs

SELEKSI GURU BARU AKAN DIPERKETAT

Senin, 19 Oktober 2009

JAKARTA-Seleksi menjadi guru baru di masa mendatang akan lebih diperketat seiring dengan banyaknya kasus malpraktik yang dilakukan oleh guru akibat rendahnya kemampuan guru melakukan penyesuaian diri pada lingkungan sekolah.

”Kita sudah mendengar banyaknya kasus bullying atau tindakan yang membuat seseorang merasa teraniaya. Tindakan itu dapat dilakukan antara lain oleh guru kepada siswanya di lingkungan sekolah sehingga siswa merasa terancam, ketakutan, dan sebagainya. Hal itu bisa dikategorikan sebagai malpraktik,” kata Kepala Subdit Program Direktorat Tenaga Kependidikan Depdiknas, Abi Sujak, baru-baru ini.

Serangkaian kasus malpraktik oleh guru kepada siswa nyaris menjadi persoalan rutin yang mewarnai proses belajar mengajar di sekolah meski dalam kadar yang bervariasi, mulai dari tindakan ringan seperti penggunaan istilah atau panggilan yang berkonotasi negatif sampai pada bentuk tindak kekerasan seperti memukul dan menendang.

Namun demikian pengamat dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Prof Dr Said Hamid Hasan berpendapat, kerugian atau dampak negatif bagi penerima layanan pendidikan lebih sulit dikenali atau diukur dibandingkan profesi lain seperti dokter atau insinyur.

”Dampak negatif dalam dunia pendidikan seringkali tidak seketika atau langsung bisa dilihat orang lain atau dirasakan yang bersangkutan dan seringkali terasakan pada waktu lama setelah suatu kejadian malpraktik terjadi,” ungkapnya.

Prof Hamid Hasan menjelaskan, terdapat tiga kategori tindakan malpraktik dalam dunia pendidikan. Pertama, pelaksanaan tugas oleh seseorang yang tidak sesuai dengan latar belakang yang dipersyaratkan oleh peraturan tentang profesi guru.

Dalam kategori ini, menurut dia, banyak guru yang mengajar tidak sesuai dengan persyaratan yang seharusnya ketika yang bersangkutan diangkat. Malpraktik dalam kategori ini bisa dilakukan oleh pemerintah, yayasan, sekolah negeri atau pun swasta.

Kedua, malpraktik dalam dunia pendidikan terjadi ketika seseorang yang memang memiliki latar belakang pendidikan guru tetapi dia melaksanakan tugas yang tidak sesuai dengan kualifikasinya.

Sedangkan kategori ketiga, guru memiliki kewenangan sebagai guru tetapi melakukan suatu tindakan profesi yang salah seperti bullying, memberi penjelasan yang menyesatkan, dan melakukan diskriminasi terhadap peserta didik.

Harus Ditelusuri

Tindakan malpraktik dalam bentuk bullying oleh oknum guru yang banyak diberitakan melalui media massa memberikan kesan menyamaratakan seolah-olah guru zaman kini adalah guru ringan tangan dalam pengerian negatif.

Padahal menurut Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof Bejo Suyanto, tindakan malpraktik harus ditelusuri secara jelas sehingga tidak menyudutkan profesi guru.

”Guru dari lulusan mana? Banyak perguruan tinggi secara ketat mempersiapkan calon guru sehingga akibat ketatnya proses pematangan calon guru, maka setiap tahunnya hanya sedikit lulusan sarjana pendidikan guru yang dihasilkan,” ungkapnya.

Namun Rektor UNJ ini pun mengakui, banyak pula perguruan tinggi yang cenderung bersikap asal-asalan dalam meluluskan sarjana pendidikan guru tanpa memperhatikan syarat-syarat dan kompetensi yang harus dimiliki calon sarjana sebelum menjadi guru.

Malpraktik guru ditengarai sebagai akibat lemahnya pembekalan ilmu sejak di bangku perguruan tinggi bagi mahasiswa jurusan ilmu pendidikan. Guru-guru tamatan IKIP dianggap kurang menguasai materi pelajaran sehingga pemerintah membuat kebijakan untuk mengembangkan pendidikan guru agar penguasaan materi pelajaran ditambah.

Depdiknas menyelenggarakan program induksi bagi guru baru mulai tahun 2010, Prof Hamid Hasan menyatakan dukungannya.

Program induksi ditujukan bagi guru baru sebelum terjun langsung mengajar di kelas harus melewati proses penyesuaian selama satu tahun sehingga guru harus benar-benar siap dan profesional.

Program induksi bagi guru pemula dimaksud pula untuk memperbaiki kondisi siswa karena dari sebuah hasil penelitian anak-anak di masa prasekolah bisa berperilaku ceria tetapi setelah masuk ke SD di awal-awal kelas menjadi pasif dan penakut. (ant-45)
( Dikutip dari Suara Merdeka , Senin, 19 Oktober 2009 )
READ MORE - SELEKSI GURU BARU AKAN DIPERKETAT

SKS dengan Moving Class, Apa mungkin ?

Jumat, 16 Oktober 2009

MOVING CLASSSKS dengan Konsep "Moving Class", Apa Mungkin?
shutterstock
Ilustrasi: Moving Class dilaksanakan dengan pendekatan kelas mata pelajaran, sehingga mensyaratkan sekolah memiliki banyak kelas untuk kegiatan pembelajaran mata pelajaran tertentu.
/
Artikel Terkait:

* SKS Akan "Wajib" Diterapkan di Sekolah
READ MORE - SKS dengan Moving Class, Apa mungkin ?

SILABUS SMA ISLAM JEPARA

Jumat, 18 September 2009


Silabus semua mata pelajaran telah disusun oleh guru atau kelompok guru sejenis yang ada di SMA Islam Jepara, bagi yang memerlukan dapat DOWNLOAD disini ....
HTML Link:
http://naqiyah.fileave.com/SILABUS%20SMA%20ISLAM.rar
READ MORE - SILABUS SMA ISLAM JEPARA

STANDAR KOMPETENSI & KOMPETENSI DASAR


Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar di SMA Islam Jepara telah disosialisasikan dengan baik, namun jika masih ada yang belum jelas dapat DOWNLOAD disini ....
HTML Link:
http://naqiyah.fileave.com/SKKD.rar
READ MORE - STANDAR KOMPETENSI & KOMPETENSI DASAR

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL


Kriteria Ketuntasan Minimal tahun pelajaran 2009/2010 di SMA Islam Jepara telah disusun oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan, secara lengkap dapat DOWNLOAD disini ....
HTML Link:
http://naqiyah.fileave.com/KKM%202009%20DAN%20KRITERIANYA.rar
READ MORE - KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL

RPP KIMIA KELAS XI


RPP Mata Pelajaran Kimia kelas XI semester 1 dan 2 di SMA Islam Jepara tahun pelajaran 2009/2010 secara lengkap dapat DOWNLOAD dibawah ini ....
HTML Link:
http://naqiyah.fileave.com/RPP%20XI%20SEM%201DAN2.rar
READ MORE - RPP KIMIA KELAS XI

KTSP SMA ISLAM JEPARA


KTSP SMA Islam Jepara tahun pelajaran 2009 meruapakan acuan dalam pelaksanaan pembelajaran, secara lengkap dapat DOWNLOAD di bawah ini ....
HTML Link:
http://naqiyah.fileave.com/KTSP%202009.doc
READ MORE - KTSP SMA ISLAM JEPARA

SASARAN DAN KEBIJAKAN MUTU

Senin, 14 September 2009


Suatu organisasi atau lembaga dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu di suatu lembaga pendidikan / sekolah, langkah pertama yang harus ditetapkan dan dirumuskan adalah sasaran mutu yang ingin dicapai, setelah itu maka top manajemen / pimpinan / kepala sekolah menetapkan kebijakan mutu yang nantunya digunakan sebagai acuan setiap personil dalam menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
Dalam menyusun sasaran mutu maupun kebijakan mutu, seorang pimpinan/kepala kepala sekolah beserta stafnya harus memperhatikan beberapa aspek penting antara lain :
1. Kebijakan Pemerintah
Seorang pimpinan/top manajemen dalam menyusun sasaran mutu dan kebijakan mutu pada suatu lembaga/organisasi harus selaras dan tidak boleh bertentangan dengan kebijakan pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Propinsi dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten yang berupa peraturan perundang-undangan yang berlaku, rencana strategisnya dan semua program yang telah digulirkannya.

2. Visi dan Misi Sekolah
Dalam menyusun sasaran dan kebijakan mutu seorang pimpinan/kepala sekolah bersama – sama stafnya harus senantiasa mengacu pada visi dan misi sekolah yang telah disepakati bersama.

3. Potensi dan Kelemahan Internal
Dalam hal ini seorang pimpinan/kepala sekolah harus memperhatikan dan mencermati semua potensi yang dimiliki untuk dapat diberdayakan semaksimal mungkin baik itu potensi tenaga kependidikan, peserta didik, sarana prasarana, sumber daya yang ada, lingkungan dan lain sebagainya, namun jangan lupa disamping potensi biasanya juga terdapat kelemahan / kekurangan yang dimilikinya yang harus menjadi perhatian serius agar nantinya tidak menjadi hambatan dalam mencapai sasaran yang telah disepakati bersama.

4. Potensi dan Tantangan Eksternal
Potensi eksternal harus menjadi bagian penting dalam menentukan sasaran mutu dan kebijakan mutu. Pimpinan/kepala sekolah bersama-sama stafnya harus mampu mengidentifikasi semua potensi eksternal yang dapat mendukung pencapaian sasaran mutu seatu lembaga pendidikan/sekolah baik itu dari kalangan dunia usaha/industri, masyarakat, instansi terkait dan sebagainya.
Disamping potensi juga biasanya terdapat tantangan yang datangnya dari luar, yang senantiasa harus menjadi perhatian kita setiap saat. Pimpinan/kepala sekolah bersama-sama staf harus bias memanfaatkan tantangan tersebut menjadi peluang untuk dapat mengembangkan suatu lembaga pendidikan sekolah dalam hal ini untuk mendukung pencapaian sasaran mutu yang telah disepakati
Jika dalam suatu lembaga pendidikan/sekolah dimana pimpinan/kepala sekolah bersama-sama stafnya bersinergi dan mampu meramu dari 4 aspek di atas menjadi sasaran dan kebijakan mutu, maka bukan tidak mungkin suatu lembaga akan dapat maju dengan pesat
READ MORE - SASARAN DAN KEBIJAKAN MUTU

PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU


Dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu, perlu memahami prinsip-prinsip dalam manajemen mutu tersebut antara lain :
1. Setiap personil memiliki pelanggan
2. Setiap personil melaksanakan tugas dalam sebuah sistem yang sudah disepakati.
3. Semua sistem menunjukkan adanya variasi yang jelas.
4. Mutu bukan semata-mata pengeluaran biaya namun merupakan investasi suatu lembaga
5. Peningkatan mutu harus selalu diupayakan dan disesuaikan dengan program yang sudah dibuat
6. Setiap personil harus memiliki motto selalu berusaha meningkatkan mutu
7. Dalam menerapkan manajemen selalu mengedepankan fakta dan data yang akurat.
8. Fokus pada pengendalian / kontrol pada proses produksi, bukan hanya semata-mata melihat hasilnya saja
READ MORE - PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU

KONSEP DASAR MANAJEMEN MUTU


Konsep Dasar Manajemen Mutu dalam implementasi Sistem Manajemen Mutu adalah :
1. Selalu konsisten dalam menciptakan MUTU
2. Setiap personil mempunyai KOMITMEN yang tinggi
3. Pemimpin /Top Manajemen BERPERAN AKTIF dalam mengkonsentrasikan personil dalam menciptakan dan menjaga mutu
4. Pentingnya KETERLIBATAN setiap personil dalam suatu sekolah
5. Selalu berusaha MEMENUHI /MEMUASKAN pelanggan / customer
READ MORE - KONSEP DASAR MANAJEMEN MUTU

KOMPETENSI PROFESIONAL KEPALA SEKOLAH


1. Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin :
a. Menyusun perencanaan sekolah
b. Mengelola kelembagaan sekolah
c. Menerapkan kepemimpinan dalam pekerjaan

2. Kepala Sekolah Sebagai Manajer :
a. Mengelola tenaga kependidikan
b. Mengelola kesiswaan
c. Mengelola sarana prasarana

3. Kepala Sekolah Sebagai Pendidik :
a. Mengelola pengembangan kurikulum dan Kegiatan Belajar Mengajar

4. Kepala Sekolah Sebagai Administrator :
a. Mengelola ketatausahaan dan keuangan sekolah

5. Kepala Sekolah Sebagai Wirausahawan
a. Menerapkan prinsip – prinsip kewirausahaan
b. Menerapkan pemanfaatan kemajuan IPTEK

6. Kepala Sekolah Sebagai Pencipta Iklim Kerja
a. Menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif

7. Kepala Sekolah Sebagai Penyelia :
a. Melakukan supervise
b. Melakukan evaluasi dan pelaporan
READ MORE - KOMPETENSI PROFESIONAL KEPALA SEKOLAH

KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Badan Standar Nasional Pendidikan terutama Pasal 28, 38 , 39, 49, 52, dan 53 serta Keputusan Mendiknas Nomor 162/U/2003 tentang Pedoman Guru sebagai Kepala Sekolah dijelaskan bahwa penilaian kepala sekolah atas dasar tugas dan tanggung jawab sebagai kepala sekolah sebagai :
1. Pemimpin
2. Manajer
3. Pendidik
4. Administrator
5. Wirausahawan
6. Pencipta iklim kerja
7. Penyelia

Dari uraian di atas maka kepala sekolah yang kompeten secara umum harus memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap, performance, dan etika kerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah harus memiliki 4 kompetensi pokok yaitu :

1. Kompetensi Profesional meliputi :
a. Kepala Sekolah sebagai Pemimpin
b. Kepala Sekolah sebagai Manajer
c. Kepala Sekolah sebagai Pendidik
d. Kepala Sekolah sebagai Administrator
e. Kepala Sekolah sebagai Wirausahawan
f. Kepala Sekolah sebagai Pencipta iklim kerja
g. Kepala Sekolah sebagai Penyelia

2. Kompetensi Wawasan Kependidikan dan Manajemen meliputi :
a. Menguasai landasan pendidikan
b. Menguasai kebijakan pendidikan
c. Menguasai konsep kepemimpinan dan manajemen pendidikan

3. Kompetensi Personal meliputi :
a. Bertaqwa kepada Tuhan YME
b. Berakhlaq mulia
c. Memiliki etos kerja yang tinggi
d. Bersikap terbuka
e. Berjiwa pemimpin
f. Mampu mengendalikan diri
g. Mampu mengembangkan diri
h. Memiliki integritas kepribadian

4. Kompetensi Sosial meliputi :
a. Mampu bekerja sama dengan orang lain
b. Berpartisipasi dalam kegiatan kelembagaan / sekolah
c. Berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan
READ MORE - KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH

TUGAS POKOK GURU


Tugas pokok seorang guru dalam melaksanakan kewajibannya sebagai aparat negara dan abdi masyarakat di dunia pendidikan adalah :
1. Menyusun Program Pembelajaran yang meliputi :
a. Menyusun Program Tahunan
b. Menyusun Program Semester
c. Menyusun Rencana Program Pembelajaran

2. Melaksanakan Program Pembelajaran dengan dilengkapi administrasi sebagai berikut :
a. Daftar hadir siswa
b. Jurnal pembelajaran
c. Catatan khusus dalam proses pembelajaran

3. Melaksanakan Evaluasi Pembelajaran meliputi :
a. Menyusun program pelaksanaan evaluasi
b. Menyusun perangkat evaluasi ( Kisi-kisi, naskah soal, pedoman penilaian, instrumen lain )
c. Melaksanakan evaluasi sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan
d. Daftar nilai tiap siswa dan kompetensi

4. Melaksanakan analisa hasil evaluasi
a. Menyusun perangkat analisa evaluasi
b. Melaksanakan analisa hasil evaluasi antara lain validitas soal dan ketuntasan siswa belajar

5. Menyusun dan Melaksanakan Program Perbaikan / Pengayaan
a. Menyusun program perbaikan / pengayaan
b. Melaksanakan perbaikan yang meliputi remidial teaching dan atau remidial test
c. Melaksanakan pengayaan bagi siswa yang istimewa atau memiliki kemampuan tinggi
d. Daftar nilai hasil perbaikan / remidi dan pengayaan
READ MORE - TUGAS POKOK GURU

KOMPETENSI PENDIDIK


Berdasarkan Permendiknas Nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru, maka seorang guru yang dapat menerima sertifikat pendidik profesional harus memiliki kualifikasi S1/D4 dan mempunyai empat kompetensi pokok. Empat kompetensi pokok tersebut yaitu :
1. Kompetensi pedagogik
2. Kompetensi Kepribadian
3. Kompetensi Sosial
4. Kompetensi Profesional
READ MORE - KOMPETENSI PENDIDIK

FALSAFAH DAN POLA SMM


Falsafah Sistem Manajemen Mutu sebenarnya sangat sederhana, mudah diucapkan namun belum semua orang dapat melakukuan dengan baik dan benar. Apa falsafahnya ?. yaitu ONO TULIS ONO TILAS, ONO TILAS KUDU ONO TULIS. Apa maksudnya ?. Setiap kegiatan / pekerjaan / aktivitas harus dimulai dengan perencanaan dan akhir kegiatan harus dibuat laporan.

Sedangkan pola dasar dalam Sistem Manajemen Mutu adalah P-D-C-A
P = Plan = Perencanaan
D = Do = Dilaksanakan
C = Check = Periksa / evaluasi
A = Action = Kegiatan Perbaikan secara berkelanjutan
Setiap pekerjaan pada suatu organisasi dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan harus diawali dengan perencanaan, dikerjakan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, akhir kegiatan dilaksanakan evaluasi dan dibuat laporannya, kemudian dari hasil evaluasi semua kekurangan yang ditemukan dibuat rancangan perbaikan secara berkelanjutan. Demikian seterus sehingga pada akhirnya organisasi tersebut semakin solid, semakin baik dan semakin akuntabel
READ MORE - FALSAFAH DAN POLA SMM

RENUNGAN


Renungan yang setiap saat kuingat, keresapi dan berusaha maksimal akan kuamalkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain :
1. Kumencari berkah untuk hidupku dan kutemukan dalam sholat dhuha
2. Kumencari penerangan untuk dalam kuburku besok dan insyaAllah akan kutemukan
pada sholat malam.
3. Kumencari jawaban untuk malaikat Munkar dan Nakir besok jika sudah meninggal
dan insyaAllah akan kutemukan pada Al-Qur'an dan Hadits Nabi
4. Kumencari penolong untuk meniti shirotol mustaqim kelak dan insyaAllah akan
kutemukan pada puasa dan sedekahku
5. Kumencari naungan arasy kelak dan insyaAllah kutemukan ku berdiam diri,
bermuhasabah pada Nya
READ MORE - RENUNGAN

PETUAH ORANG JAWA


Pada jaman dahulu banyak orang tua sering memberi petuah atau nasihat kepada anak cucunya dengan kata-kata sandi atau istilahnya sanepo atau perumpamaan. Terkadang kata-kata sanepo itu mudah dipahami tapi terkadang sulit dipahami, sehingga perlu penjelasan lebih lanjut untuk ukuran anak-anak periode sekarang. Banyak sekali petuah dari nenek moyang lewat kata-kata sandi atau kiasan atau perumpamaan, hanya saja terkadang kita sebagai orang muda kurang begitu memperhatikannya. Disini saya sampaikan makna yang terkandung dalam huruf Ha Na Ca Ra Ka sebagai berikut :

Ha artinya Ada , menandakan bahwa kita hidup ada yang menciptakan yaitu Gusti kang akarya jagad sak isine. maka kita senantiasa harus bersujud kepadaNya, selalu taat kepadaNya, selalu menjalankan perintahNya dan meninggalkan semua laranganNya.

Na artinya Nalar atau pikiran maksudnya dalam kegiatan kehidupan sehari-hari kita senantiasa menggunakan nalar kita, namun jangan berlebihan karena ada sesuatu yang kadang tidak dapat kita jangkau dengan nalar kita. Juga jangan mendewa-dewa kan nalar atau otak kita biar tidak jadi orang sombong.

Ca artinya Cara maksudnya dalam mencapai suatu angan-angan atau cita-cita atau impian kita harus mempunyai cara atau strategi-strategi yang baik dan tidak merugikan atau mengganggu kepentingan otang lain. Cara-cara atau strategi yang kita gunakan untuk mencapai tujuan atau cita-cita jangan melanggar aturan Allah SWT.

Ra artinya Rasa menandakan kita senantiasa mengembangkan rasa solidaritas dalam batas-batas kebaikan, harus tepo sliro, saling menghargai dan menghormati kepada sesama makhluk Allah.Kita sebagai makhluk sosial, kita perlu bermasyarakat, bernegara dan beragama. Kita tidak mungkin dapat hidup sendirian tanpa memerlukan orang lain di sekitar kita. Pada saat kita butuh makan kita perlu petani yang menanam padi, saat kita rumah kita butuh orang yang menyediakan material dan tukang batu, tukang kayu, tukang besi dan sebagainya.

Ka artinya Karsa atau Kemauan maksudnya kita hidup harus punya cita-cita atau kemauan atau impian. Kemajuan atau kesuksesan seseorang diawali dari keinginan atau kemauan atau cita-cita atau impian. Dari cita-cita itulah orang melakukan sesuatu dangan cara tertentu untuk menggapainya.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahawa kita ada didunia ini diciptakan oleh Allah SWT, maka kita harus senatiasa sujud kepadaNYa,taqwa kepadaNya, harus punya angan-angan atau cita-cita atau harapan atau impian yang akan diwujudkan dengan menggunakan modal nalar atau otak yang dimiliki, dengan cara dan strategi yang benar dan baik tanpa mengganggu kepentingan orang lain, dengan mengedepankan rasa, tepo slira, saling menghormati, saling menghargai dengan sesamanya, sehingga tidak berbenturan atau bersinggungan dengan orang lain, sehingga dapat mencapai apa yang kita cita-citakan dengan ridlo dari Allah SWT.
READ MORE - PETUAH ORANG JAWA

PEDOMAN KERJA

Minggu, 13 September 2009

Dalam anda melaksanakan tugas kedinasan gunakan PEDOMAN PPPI yaitu :
PROSEDURAL : dalam melaksanakan tugas atau mengambil keputusan apapun gunakan prosedur atau aturan yang sudah baku .
PROPORSIONAL : maksudnya kita harus tahu tugas, tanggung jawab dan wewenang, sehingga dalam melakukan sesuatu harus seseuai dengan kewenangan kita jangan melampaui batas.
PROFESIONAL : Sesuai dengan TUPOKSI dengan dilandasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai sehingga dapat melayani masyarakat luas secara maksimal dan memuaskan
IKHLAS : Semata-mata karena Allah, agar dapat kebaikan di akhirat kelak
READ MORE - PEDOMAN KERJA

MENUJU SUKSES


Setiap manusia sudah barang tentu mempunyai cita-cita , angan-angan atau mimpi yang ingin digapai yaitu kesuksesan hidup di dunia dan hidup setelah mati (diakhirat). Untuk menggapai hal tersebut kita harus tetap berjalan di jalan Allah, setiap gerak langkah kita berdasarkan atas ajarannya dan selalu berusaha mendapat ridloNya.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi langkah kita menuju sukses hidup, baik hidup di dunia maupun hidup setelah kematian antara lain :

1. Kemampuan
Setiap manusia harus membekali dirinya dengan kemampuan atau ketrampilan. Dalam hal ini tidak terbatas pada kemampuan / ketrampilan dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi tapi juga dari segi ilmu akhirat / agama. Dengan bekal kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi kita dapat menggapai dunia dan bekal ilmu agama kita dapat melaksanakan ubudiyah / ibadah dengan benar menggapai sehingga dapat mengantarkan kita ke kehidupan di akhirat.

2. Kejujuran
Kejujuran merupakan modal utama dalam berkeluarga, bermasyarakat ataupun bernegara. Dengan kejujuran kita akan mendapat kepercayaan dari siapapun yang nilainya sangat tinggi.

3. Kedisiplinan
Disiplin merupakan suatu kebiasaan baik yang selalu diupayakan untuk dilaksanakan. Hal ini mencakup kediplinan di keluarga, masyarakat dan bernegara serta beragama. Tanpa ada disiplin sulit bagi kita bisa menggapai kesuksesan.

4. Kemauan
Kemauan ini yang mendorong kita untuk melakukan sesuatu, berusaha maksimal untuk mencapai kesuksesan.

5. Kesempatan
Kesempatan merupakan faktor penting dalam mencapai kesuksesan. Kesempatan terkadang datang hanya sekali, untuk itu gunakan semua kesempatan yang ada dan kita miliki untuk senantiasa berbuat baik / beribadah guna menggapai suatu kesuksesan.

6. Relasi / Hubungan
Relasi / hubungan itu merupakan faktor penting dalam menggapai kesuksesan. Tanpa ada relasi / hubungan sosial masyarakat hampir dipastikan kita tidak pernah punya informasi. Untuk itu kita harus menggalang relasi / hubungan silaturrahim dengan siapa saja untuk memperoleh informasi yang sebanyak-banyaknya yang dapat bermanfaat untuk kita.

7. Jaga Hati
Kita harus selalu menjaga hati kita dari penyakit seperti iri, dengki, sombong/takabur/ujub, dan sebagainya. Dengan hati yang bersih insyaAllah kita akan selalu mendapat ketenangan hati yang merupakan bagian dari kesuksesan hidup.
READ MORE - MENUJU SUKSES

 
 
 

Informasi Kerja

Pendaftaran CPNS/Pegawai :
1. Prop Kaltim sd 7 Nop 2009
2. Prop Samarina sd 7 Nop 2009
3. Bangka Tengah sd 30 Okt 2009
4. Belitung Timur sd 30 Okt 2009
5. Pemkot Balikpapan sd 2 Nop 2009
6. PT Pengelola aset sd 31 Okt 2009
7. PT Perkebunan Nus VII sd 6 Nop 2009
8. Pemkot Palembang sd 29 Okt 2009
9. PT Mitsui Ind sd 9 Nop 2009
10. Bank Mandiri sd 7 Nop 2009
Info selengkapnya lihat di link :
-LOWONGAN KERJA-

Iklan

 
Copyright © SMA Islam Jepara